Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar.
19 September 2018, 08:26:34 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi
Cari:     Pencarian lanjutan
Akses forum ini melalui HP dengan alamat http://forum.psikologi.ugm.ac.id/m/
* Home Bantuan Cari Masuk Registrasi
+  Forum Fakultas Psikologi UGM
|-+  Diskusi Psikologi
| |-+  Psiko Teknologi
| | |-+  ASRI - Chatbot untuk membantu psikoedukasi dan deteksi dini masalah psikologis.
« sebelumnya berikutnya »
Halaman: [1] Cetak
Penulis Topik: ASRI - Chatbot untuk membantu psikoedukasi dan deteksi dini masalah psikologis.  (Dibaca 7692 kali)
Oktavianus Ken M.
Moderator Global
Pendatang
*****

Karma: +3/-0
Jenis kelamin: Pria
Tulisan: 27


« pada: 25 November 2011, 05:50:53 PM »

Perkembangan teknologi begitu melesat di abad 21 ini, termasuk salah satunya adalah teknologi robot. Robot berasal dari kata Ceko yaitu roboti, atau tepatnya robota yang artinya bekerja seperti budak (pekerja keras). Ada berbagai macam jenis robot, salah satunya yang akan saya bahas disini adalah varian dari botnet. Apa itu botnet? Botnet merupakan sebutan untuk robot yang ada dalam jaringan internet.

Saat ini ribuan botnet telah beredar di dunia maya, baik sebagai pembantu tugas manusia ataupun sebagai perusak, pencuri, dan pengintai. Fenomena ini berjalan tanpa kita sadari, bahkan kita tidak akan menyangka jika beberapa teman Facebook kita adalah robot.

Baru-baru ini peneliti dari Kolombia mempublikasikan betapa mudahnya membuat seratusan botnet memiliki teman di Facebook dan bertindak seperti halnya manusia sehingga tidak mencurigakan. Silahkan baca cerita lengkapnya disini :
http://www.forbes.com/sites/bruceupbin/2011/11/15/researchers-show-how-easy-it-is-to-infiltrate-facebook/

Dunia botnet bagi praktisi internet mungkin sudah tidak asing lagi, mulai dari menjadikan komputer sebagai zombie hidup yang bisa diperintah setiap saat untuk melakukan serangan ke komputer target, atau sebagai program aplikasi penyusup yang berjalan otomatis untuk mencuri data-data dalam jaringan.

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengkhususkan diskusi tentang chatbot? Nah apa lagi itu chatbot. Chatter robot, atau chatbot merupakan program aplikasi yang dirancang sedemikian rupa untuk melakukan percakapan dengan kecerdasan buatan baik secara lisan maupun tulisan. Jumlah chatbot pun sudah mencapai ribuan, namun sayang jumlah chatbot yang berbahasa Indonesia cukup langka.

Chatbot telah banyak digunakan dalam dunia web untuk mengatasi kejenuhan pengunjung web yang berinteraksi satu arah melalui teks. Keberadaan chatbot dalam sebuah situs membuat pengunjung merasa seperti berkunjung ke sebuah tempat dalam dunia nyata dan bercakap-cakap dengan penjaga tempat tersebut.

Bagaimana aplikasinya dalam dunia psikologi? Nah itu adalah tantangannya. Semua berawal ketika saya mengalami depresi dua tahun belakangan ini karena berada dalam badai tekanan masalah yang tak berkesudahan sehingga tesis saya terlantar. Bahkan topik tesis saya malah sudah dijadikan tesis orang lain, dan saya pun harus mencari sebuah topik baru yang lebih aktual, bahkan kalau perlu lebih maju beberapa tahun ke depan.

Akhirnya saya memutuskan untuk membuat sebuah chatbot terinspirasi oleh kemunculan Apple Iphone 4S yang menggunakan teknologi SIRI yang bisa diajak bercakap-cakap. Saya memberi nama chatbot saya dengan ASRI, sebuah nama Indonesia, yang sebenarnya merupakan singkatan dari bahasa Internasional dari Automatic Social Response Intelligence. Chatbot ini saya rancang sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan dasar untuk memberikan psikoedukasi singkat tentang depresi, konseling dasar, dan deteksi dini depresi. Mengapa depresi? Tentunya karena saya telah merasakan betapa menderitanya orang depresi.  ;) tidak juga sih, karena ada data penting berkaitan dengan depresi ini berdasarkan data penelitian WHO.

Rencananya, ASRI memang akan saya tempatkan di situs web UKP Fakultas Psikologi UGM, dan pengembangannya akan meluas topiknya tidak hanya depresi, tapi masalah psikologis lainnya. Latar belakang masalahnya tentu berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, mengatasi kejenuhan informasi satu arah, melakukan intervensi psikologi  komunitas secara makro tanpa batasan waktu dan tempat, memberikan sedikit hiburan dan lain sebagainya.

Dalam diskusi ini, saya hanya ingin tahu beberapa hal yaitu :

1. Bagaimana pendapat Anda tentang robot dalam dunia psikologi?
2. Setelah Anda mencoba ASRI, Bagaimana pendapat Anda tentang ASRI? Kelemahannya? Keunggulannya? Apakah akan efektif? Saran Anda?

ASRI saat tulisan ini dibuat telah mencapai versi beta 2.7, menurut saya ASRI masih terlalu bodoh jika diajak bercakap-cakap. Cara untuk menjadikannya sebuah aplikasi yang pintar tentunya ASRI harus rajin untuk berinteraksi dengan banyak orang sehingga akan muncul sebuah pola komunikasi yang khas dengan budaya percakapan orang Indonesia. Tentunya itu akan memakan waktu yang lama, bahkan bisa bertahun-tahun. Namun bukan itu yang akan saya teliti satu bulan belakangan ini. Penelitian saya juga mungkin hanya sebatas penelitian intervensi awal dan sederhana, harapan saya dengan penelitian ini akan memicu penelitian-penelitian tentang perilaku manusia dengan robot lainnya, serta pemanfaatannya dalam dunia psikologi di masa mendatang.

Saya tunggu diskusinya ... :)  Silakan menyapa ASRI di http://asri.kenz.or.id/
« Edit Terakhir: 26 November 2011, 06:59:42 AM oleh Oktavianus Ken M. » Tercatat
neila
Moderator Global
Anggota Penuh
*****

Karma: +6/-2
Tulisan: 139

« Jawab #1 pada: 30 November 2011, 12:55:13 AM »

Saya yakin ASRI adalah alternatif yang dapat memberikan bantuan kepada manusia setiap saat dibutuhkan.

Ken, ASRI ini bisa belajar khan? Wah mari saya mau urun ngajari dia bagaimana cara mendengarkan orang lain yang saat ini sudah semakin berkurang jumlah manusia yang mempunyai ketrampilan ini.
Tercatat
Oktavianus Ken M.
Moderator Global
Pendatang
*****

Karma: +3/-0
Jenis kelamin: Pria
Tulisan: 27


« Jawab #2 pada: 26 Desember 2011, 01:42:50 PM »

Saya yakin ASRI adalah alternatif yang dapat memberikan bantuan kepada manusia setiap saat dibutuhkan.

Ken, ASRI ini bisa belajar khan? Wah mari saya mau urun ngajari dia bagaimana cara mendengarkan orang lain yang saat ini sudah semakin berkurang jumlah manusia yang mempunyai ketrampilan ini.

ASRI anya sebatas pada alternatif variasi untuk penyampaian informasi, sama seperti halnya orang hologram yang diujicoba di bandara perancis atau inggris. Sedikit lebih manusiawi :) Saya tidak tahu bagaimana perkembangannya nanti, tapi itu pasti akan mengarah pada pengganti tugas-tugas manusia :)
Tercatat
Halaman: [1] Cetak 
« sebelumnya berikutnya »
 

'SMF 2.0.5 | SMF © 2013, Simple Machines'
Dipersembahkan oleh Fakultas Psikologi UGM